O B S E S S I O N

O B S E S S I O N

Wanita itu membeku, merasakan pahit yang merengkuh tulang-tulangnya tanpa ampun.

“Sebaiknya segera lupakan halusinasimu. Itu semua tak akan benar-benar terjadi.”

Myungsoo mundur beberapa derajat. Berjalan lagi satu langkah ke depan. Satu langkah lagi lalu berhenti. Menatap kepingan mata Aejung dalam-dalam. Ia merasakan tatapan itu terlalu tajam tetapi begitu kosong. Myungsoo mengusap atas bibir Song Aejun dengan lembut. Menutupi matanya dengan kuncian sebuah ciuman lembut yang membawa Aejung dalam hempasan terlalu dalam.

Ia tahu, ini tidak akan pernah berakhir.

Continue reading